Stark dengan bangga memperkenalkan tampilan baru koleksi craft beer-nya.  Sebagai satu-satunya craft beer di Indonesia, Stark meluncurkan enam varian: Wheat, Dark Wheat, Indonesian Pale Ale (IPA), Low Carbohydrate Lager, Lychee Ale dan Mango Ale.

Craft beer adalah bir yang dibuat dengan bahan baku alami kualitas tinggi hingga menghasilkan citarasa yang terbaik, dipadu dengan antusiasme dan kreatifitas pembuatnya demi menyajikan sebotol bir segar berkualitas.

Perjalanan Stark Craft Beer dimulai dari empat tahun yang lalu. Setelah melalui berbagai eksperimen demi menyajikan kenikmatan rasa yang elegan, Stark Craft Beer kini tampil dengan tampilan logo dan label yang baru, dengan disain visual yang menggambarkan karakter dan keindahan cita rasa setiap jenis bir yang diproduksi Stark Craft Beer.  New look yang ditampilkan Stark Craft Beer serta varian baru yang siap menggebrak industri food & beverage Indonesia dilengkapi pula dengan kehadiran website Stark Craft Beer yang baru, stark-beer.co.id.

Diproduksi di Bali, Stark Craft Beer diolah hanya dengan bahan dasar alami berkualitas terbaik, standar yang tinggi dan disajikan dengan guest needs in mind. Citarasa kemewahan Stark Craft Beer dapat dinikmati di hotel dan restoran terkemuka di pulau Jawa, Bali, Lombok, Balikpapan, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia dengan harga mulai sekitar Rp 17 – 35 ribu.

dsc09908-01Stark Craft Beer membuat terobosan dengan membuat craft brewery di bawah kaki pegunungan di Singaraja, Bali demi mendapatkan sumber air dengan kualitas baik. Air yang digunakan ini diambil langsung dari sumber mata air dimana orang bisa langsung meminum airnya tanpa perlu diolah terlebih dulu.  Ini adalah hal yang mendasar untuk menghasilkan bir kualitas tinggi karena air merupakan bahan dasar (95%) pembuatan bir yang akan menentukan cita rasanya kemudian.  Air kemudian akan melalui tiga kali proses penyaringan guna mendapatkan kuailitas air yang baik. Dengan mempertahankan mineral yang terkandung dalam air kemudian diolah bersama bahan dasar alami kualitas tinggi seperti barley, wheat, oats, hops dan lainnya tergantung dari jenis bir yang diproduksi.

Stark Craft Beer tidak menggunakan tambahan jagung serta tidak menggunakan bahan pengawet. Ini yang membuat Stark Craft Beer menghasilkan rasa yang lebih baik serta tidak meninggalkan sensasi pening setelah menikmatinya. Tidak lupa, Stark Craft Beer juga menambahkan cita rasa lokal sehingga bir yang dihasilkan memiliki kekayaan rasa yang kompleks dan menyenangkan.

Enam varian yang menjadi andalan Stark Craft Beer untuk mendobrak budaya minum bir di Indonesia, memiliki karakter yang kuat setiap jenisnya antara lain: Wheat, merupakan bir bergaya dan citarasa Eropa yang diciptakan untuk dinikmati di suasana tropis. Penggunaan wheat mencapai 50% membuat wheat beer besutan Stark Beer ini memiliki rasa, aroma, warna yang kuat dan indah. Tambahan bahan lokal berupa kulit jeruk dan ketumbar bahkan meningkatkan gelitik indra pengecap.  Berbeda dengan jenis lainnya, meminum wheat beer memiliki tata caranya sendiri guna mendapatkan cita rasa maksimal.  Botol bir digulingkan beberapa kali untuk mencampur ragi yang tersisa dari proses fermentasi. Tuangkan ke gelas, sisakan sedikit dalam botol dan putarlah botol bagian bawah agar sisa ragi tercampur sempurna setelah itu tuangkan lagi. Nikmati betapa setiap tegukan wheat beer memanjakan indra perasa dengan rasa creamy, yeasty, spicy, fruity dengan tingling citrus taste. Warna yang golden dan cloudy, aroma fruity dan memiliki long finish ketika dinikmati.

Dark Wheat adalah perpaduan dari jenis Flemish Red Ale dan Dunkelweizen dengan penambahan karakter lokal.  Beraroma malty dan berwarna matured dark ruby, rasakan sensasi mouth-feel yang thick & heavy dengan rasa crisp, lean, matured, malty diperkaya dengan sentuhan coklat dan bitter roasted coffee.

Low Carbohydrate Lager atau Stark Craft Beer menggunakan istilah LC Lager untuk bir ini. Dalam pembuatannya, LC  Lager buatan Stark Craft Beer menggunakan enzim khusus agar gula dapat lebih banyak difermentasi sehingga membuat kadar karbohidratnya menjadi lebih rendah tanpa mengurangi rasanya yang sejati.  Perbandingannya adalah kadar gula LC Lager adalah 1/3 dari bir lager biasa.  LC Lager menjadi primadona para health conscious enthusiast yang suka berolahraga, menjaga asupan dan bentuk tubuh karena mereka tetap dapat menikmati keindahan cita rasa bir yang kuat tanpa takut akan kadar gula atau kalorinya.  Dengan warna blonde, memiliki aroma bunga hops, rasa yang lebih pahit namun kaya akan cita rasa hops, LC Lager merupakan easy to drink beer.

Indonesian Pale Ale (IPA) yang merupakan terjemahan Stark Craft Beer atas jenis bir English IPA (Indian Pale Ale) yang tercipta dalam perjalanan sejarah pendudukan Inggris di India. IPA milik Stark Craft Beer memiliki jiwa yang berbeda dengan versi IPA asli.  Pengolahan IPA milik Stark Craft Beer menggunakan teknik baru dalam dunia brewery yaitu dry hopping sehingga mengurangi rasa pahit yang biasanya mendominasi bir jenis IPA.  Warna yang kemerahan, beraroma herbal dan citrus, IPA memiliki moderate to medium bodied dengan rasa malt yang seimbang.

Mango Ale memiliki brewery di negara tropis membuat Stark Craft Beer mempunyai keleluasaan berinovasi dengan rasa. Salah satunya adalah membuat Mango beer.  Inilah tropical ale sesungguhnya. Dengan warna cloudy golden, beraroma fuity, nikmatilah sebotol bir bercitarasa lite sweet dengan rasa mangga yang kuat, menyatukan karakter bir dengan rasa buah tropis  dengan sempurna.

Lychee Ale adalah bir Lychee produksi Stark Craft Beer patut menjadi kebanggaan Asia karena Stark Craft Beer dengan sempurna melebur karaker bir dengan buah khas Asia ini. Memiliki warna cloudy golden dengan aroma fruity, meminum sebotol bir Lychee seperti menikmati angin yang segar. Cita rasa lite sweet dengan rasa buah leci yang dominan dan manis yang seimbang.

Selain memproduksi Craft Beer dengan merek Stark satu-satunya brewery di Bali ini juga menghadirkan jenis bir premium dengan merek 1945 Pilsener. yang memiliki karakter berbeda dengan varian Stark Craft Beer lainnya. Bahan baku 1945 Pilsener adalah campuran barley dan beras Bali berkualitas tinggi. Ramuan ini menghasilkan bir dengan rasa yang sangat renyah serta memiliki karakter yang mirip dengan bir produksi Jepang karena menggunakan beras dalam komposisi bahan bakunya.

Dinahkodai oleh Bona Budhisurya, Stark Craft Beer bukan hanya siap merambah pasar Indonesia.  Stark Craft Beer bahkan akan memperluas distribusinya ke luar negeri, yaitu ke Singapura, Hong Kong dan Jepang tahun ini.  Bona Budisurya mengatakan bahwa, dengan tampilan baru, Stark Craft Beer sebagai satu-satunya craft beer di Indonesia dan satu-satunya bir yang diproduksi di Bali dengan kebaikan bahan-bahan alami, siap untuk memanjakan penggemar bir dengan hadirnya bir berkualitas tinggi dengan rasa yang mantap dan elegan.  Kehadiran Stark Craft Beer memberikan pilihan untuk para penggemar bir agar dapat melakukan eksplorasi rasa untuk menikmati karakter dari setiap bir koleksi Stark Craft Beer.

Sejatinya craft beer diciptakan sebagai simbol passion sang pembuat dipadukan dengan kreativitas dalam kompleksitas ramuan yang terkandung di dalamnya. Menikmati craft beer adalah menikmati seteguk kebahagiaan sembari menikmati karakter bir kualitas tinggi hasil ramuan pembuatnya. Sekarang para peminat bir maupun mereka yang memanggil dirinya pecinta craft beer dapat menikmati the only craft beer in Indonesia, the only beer made in Bali: Stark Craft Beer – bir premium lokal dengan harga yang bersahabat.