Etihad Airways dan Sydney Opera House memperpanjang Major Partnership untuk periode lima tahun mendatang. Perpanjangan masa kerja sama ini akan membawa Etihad Airways ke dalam program Decade of Renewal milik Opera House – diluncurkan pada perayaan ulang tahun ke-40 pada tahun 2013 untuk memastikan bahwa ‘hasil karya kreativitas manusia’ terdaftar sebagai Warisan Dunia tetap menginspirasi khalayak dan generasi baru para penonton serta pengunjung.

Selain mendapatkan predikat Airline of the Year 2016 dari Air Transport World, pada tahun lalu didapuk pula sebagai World’s Leading Airline untuk tujuh tahun berturut. Maskapai yang berbasis di Abu Dhabi ini turut pula meningkatkan secara pesat jejak global melalui sejumlah inovasi terobosan pada produk dan layanan, investasi besar dalam pemasaran tujuan, dan kampanye merek dagang.

Sementara itu, program Opera House Renewal  telah berjalan dengan baik, dari suite proyek bangunan yang akan menyentuh keempat sudut arsitektur karya JørnUtzon sampai pada fokus baru untuk mengintegrasikan pengalaman para khalayak dan pengunjung di Opera House – seni transformatif dan budaya, yang karya kontemporer dan musik klasik terbaik, pembicara inspirasional, ragam acara kreatif untuk anak-anak dan keluarga, wawasan wisata dan sajian kuliner khas Australia yang luar biasa.

Di bawah ketentuan kesepakatan baru, Etihad Airways akan tetap menjadi Major Partner dan Opening Nights Presenting Partner dari Sydney Opera House. Maskapai ini akan mendukung program Opera House dengan menerbangkan para seniman tamu dan perusahaan seni yang bersangkutan ke Sydney melalui jaringan luas 116 tujuan penerbangan internasional yang dimiliki. Hal ini juga akan meningkatkan investasi di bidang pariwisata Australia – melalui kemitraan dengan Tourism Australia – dengan tujuan untuk membawa lebih banyak wisatawan ke Sydney dan Sydney Opera House.

Troy Grant, Deputi Bidang Premier dan Menteri Kesenian NSW (New South Wales) menjelaskan: “Sydney Opera House adalah gedung kesenian kelas dunia kinerja terkenal di dunia dan melanjutkan kemitraan dengan maskapai yang memenangkan berbagai penghargaan penerbangan global yakni Etihad Airways adalah (hal yang) masuk akal.

“Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada Sydney Opera House dan Etihad Airways atas persetujuan yang akan memberikan banyak manfaat bagi keduanya.  Sydney Opera House telah menarik perhatian para sponsor komersial dengan cara yang telah menghadirkan inovasi nan serius dan investasi di bangunan paling terkenal di Australia sekaligus menjaga warisan dan integritas.”

Louise Herron AM, CEO Sydney Opera House mengungkapkan: “Kami memulai kemitraan kami bertepatan dengan Perayaan Ulang Tahun Ke-40 Opera House, yang merupakan peristiwa penting bagi kami. Selama tiga tahun kini kita menyaksikan momentum besar di seluruh sisi Renewal, sehingga ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk mengeksplorasi bagaimana kita akan dapat terus bekerja sama, membangun komitmen bersama untuk Australia dan peran sentralnya sebagai pusat budaya dan seni dunia.

“We want everyone’s experience of the Opera House to be as inspiring as the building itself. Working closely with Etihad Airways we want to explore how they can best support a more integrated artistic and visitor experience as we prepare the Opera House for future generations.”

Sarah Built, General Manager Etihad Airways General Manager untuk Australia & New Zealand menyampaikan bahwa memperpanjang masa kemitraan dengan Sydney Opera House untuk lima tahun mendatang menegaskan komitmen maskapai penerbangan ini untuk pariwisata Australia dan seni serta budaya di seluruh dunia.

“Kemitraan dengan Sydney Opera House, salah satu keajaiban arsitektur dunia, sangat signifikan bagi Etihad Airways. Bersama dengan kemitraan lima tahun (ini), kesepakatan sebesar $ 30.000.000 yang  ditandatangani dengan Tourism Australia pada tahun lalu, melipatgandakan upaya kami untuk mempromosikan perjalanan wisata ke Australia dan mengangkat profil Sydney sebagai salah satu tujuan wisata terbaik dan budaya terbaik di dunia pada pasar utama. Ini juga akan meningkatkan investasi kami di bidang budaya Australia dan memungkinkan kami untuk mendukung program seni serta pengalaman hiburan yang memperkaya kehidupan warga lokal serta pengunjung kota ini. Kemitraan ini memiliki keselarasan yang wajar karena kedua organisasi berbagi banyak nilai yang serupa, seperti semangat yang sama  untuk kesempurnaan dan pengalaman inspiratif bagi para tamu.”

Mengenai Etihad Airways

Etihad Airways mulai beroperasi pada 2003, dan pada 2015 telah membawa lebih dari 17,4 juta penumpang. Dari pangkalan penerbangan utamanya yang berada di Abu Dhabi, Etihad Airways terbang ke berbagai destinasi dan telah mengumumkan pula rencana untuk melayani 116 destinasi tujuan untuk penumpang maupun muatan di Timur Tengah, Afrika, Eropa, Asia, Australia dan Amerika. Maskapai penerbangan ini telah pula menerbangkan sebanyak 120 pesawat bertipe Airbus dan Boeing, dan lebih dari 204 pesawat terbang secara rutin, termasuk 71 pesawat tipe Boeing 787, 25 pesawat tipe Boeing 777X, 62 pesawat tipe Airbus A350 dan 10 pesawat bertipe Airbus A380.

Etihad Airways memegang investasi ekuitas di airberlin, Air Serbia, Air Seychelles, Alitalia, Jet Airways, Virgin Australia, dan Swiss-based Darwin Airline, melakukan bisnis dengan nama lain, Etihad Regional. Etihad Airways, bersama dengan airberlin, Air Serbia, Air Seychelles, Alitalia, Etihad Regional, Jet Airways dan NIKI, turut pula berpartisipasi dalam Etihad Airways Partners, sebuah merek baru yang mempertemukan sejumlah maskapai penerbangan dengan visi dan misi serupa untuk menawarkan lebih banyak pilihan melalui perbaikan berbagai jaringan dan jadwal dan manfaat peningkatan layanan Frequent Flyer.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi: www.etihad.com

Mengenai Sydney Opera House

Sydney Opera House adalah hasil karya fenomenal yang dimiliki oleh seluruh masyarakat Australia. Merupakan tujuan wisata nomor satu negara tersebut dan pusat seni pertunjukan yang selalu sibuk, masterpiece that belongs to all Australians. It is the country’s number one tourist destination and its busiest performing arts centre, menyambut lebih dari 8,2 juta pengunjung di lokasi selama sepanjang tahun dan di situs dan mementaskan lebih dari 1.900 pertunjukan yang dihadiri sebanyak 1.45 juta penonton. Deloitte memperkirakan nilai aset sosial total Sydney Opera House ke Australia pada kisaran angka $ 4,6 miliar. Pada ulang tahun ke-40nya pada 2013, Opera House mulai menjalankan program Decade of Renewal dalam mempersiapkannya untuk generasi seniman, penonton dan pengunjung masa depan.