Red Planet Hotels Berekspansi ke Bangkok

0
235

Red Planet Hotels tak henti melakukan ekspansi terhadap rantai perhotelan ekonomis yang berkembang pesat dengan dibukanya 201 kamar pada Red Planet Surawong di ibu kota Thailand, Bangkok.

Red Planet Surawong, Bangkok, menjadi hotel ke-26 di Asia dan kelima di Thailand yang juga dimiliki oleh grup perhotelan tersebut, selain di Filipina (10 hotel), Indonesia (tujuh) dan Jepang (empat).

Penambahan terbaru ini menampilkan pengembangan signifikan pada desain kamarnya, dengan terdapatnya meja kerja dan lemari pendingin. Di lobi hotel disediakan perangkat komputer Apple untuk melengkapi koneksi Wi-Fi berkecepatan tinggi khas Red Planet yang dapat digunakan pada piranti elektronik tak terbatas di seluruh hotel Red Planet. Menurut Chief Executive Officer Red Planet Hotels, Tim Hansing, dengan bertambahnya jumlah hotel pada portofolio mereka maka jumlah kamar yang tersedia di wilayah Asia menjadi 4.118 dan “terdapat cakupan kuat yang akan segera menggandakan jumlah tersebut dalam beberapa tahun mendatang.”

“Jelas terlihat sejak kami meluncurkan merek baru kami pada Juli lalu bahwa kami memberikan gebrakan penting dalam sektor hotel ekonomis yang dibutuhkan dalam menaikkan standard dan layanan pada pasar. Hal tersebut sayangnya banyak ditinggalkan oleh para pengembang yang sibuk melayani hotel-hotel berbintang lima, maka kami mengubah keadaan ini,” ujar Hansing. “Selain itu, kami selalu menawarkan pengalaman menginap yang bersih dan terlayani dengan baik, pun mengembangkan produk ‘terbaik di kelasnya’ bagi sektor hotel ekonomis di Thailand, Filipina, Indonesia dan Jepang.

“Lebih dari 70% tamu kami berusia 30 tahun keatas dan membutuhkan suasana berbeda dari hotel yang sesak dan membosankan. Separuh dari pengalaman merek kami peroleh secara online. Kami telah menemukan In-Stay mode pada aplikasi kami nan inovatif menjadi begitu sangat populer dan bertransformasi menjadi pengalaman menginap yang berbeda di hotel-hotel kami.”

Red Planet Hotels meluncurkan merek hotel ekonomis yang telah didefinisikan kembali dengan misi untuk mengaplikasikan teknologi termutakhir dalam proses pemesanan kamar dan telah mengembangkan pula aplikasi In-Stay Mode bagi tamu yang menginap yang dapat diakses melalui piranti elektronik mereka.

Hansing juga menambahkan bahwa Red Planet akan segera mengumumkan kembali ekspansi lain dari merek ini pada pasar yang telah ada dan di negara baru.

Program loyalitas Remembered perusahaan tersebut juga terus menawarkan banyak pilihan diskon dan keuntungan, sementara program afiliasi Red Planet Referred kini memberi komisi bagi siapa saja yang mempromosikan melalui online. Red Planet juga bekerjasama dengan Uniqlo dalam penyediaan seragam para karyawannya.

Elemen-elemen ini, ditambah dengan pengembangan teknologi dan desain hotel, telah menambah ketajaman bagi sektor hotel di Asia yang telah lama tak diindahkan detil khususnya.

Tentang Hotel Red Planet

Red Planet Hotels berdiri pada tahun 2010 dan merupakan perusahaan swasta regional yang bergerak dalam bidang perhotelan dengan fokus mengembangkan sektor hotel ekonomis di Asia. Perusahaan memiliki dan mengoperasikan 26 hotel (24 diantaranya di bawah merek Red Planet) yang tersebar di Indonesia (7), Jepang (4), Filipina (10), dan Thailand (5) dengan jumlah 4.118 kamar, Perusahaan mengembangkan portofolionya baik dengan cara mengakuisisi hotel-hotel yang sudah ada maupun membangun hotel-hotel baru.

Sumber daya teknologi yang canggih dan mapan dari Red Planet bukan hanya menyediakan aplikasi reservasi yang canggih, namun juga dapat memberikan informasi atraksi-atraksi lokal yang menarikbagi para tamu, dan untuk memastikan proses pemesanan yang efisien dan cepat. Red Planet menawarkan hotel ekonomis yang bergaya,dimana seluruh propertinya berlokasi strategis dan dilengkapi dengan Wi-Fi berkecepatan tinggi. Anak Perusahaan Red Planet di Indonesia yang berpusat di Jakarta tercatat di Bursa Efek Indonesia (PT. Red Planet IndonesiaTbk–IDX:PSKT) dan di Jepang yang berpusat di Tokyo (Red Planet Japan – 3350:JP) tercatat di Bursa Efek Jepang.