Debut Resmi akan Diumumkan untuk Finali Mondiali di Mugello, 8 November 2015

Ferrari menghadirkan model F12tdf yang merupakan penghormatan terhadap Tour de France, balapan ketahanan legendaris yang didominasi Ferrari di tahun 1950-an dan 1960-an, khususnya dengan mobil 250 GT Berlinetta tahun 1956 yang memenangkan empat edisi balapan tersebut berturut-turut. Balapan tersebut mengapresiasi mobil yang bisa menggabungkan performa maksimum dengan kemampuan dan kemudahan berkendara yang memungkinkan untuk balapan ratusan kilometer per hari melalui jalan raya yang cepat dan berkelok-kelok, dan juga trek balap. F12tdf merupakan ekspresi tertinggi atas konsep mobil jalan raya yang ekstrim tapi juga cocok untuk dijajal di trek balap, dan hanya akan dibuat sejumlah 799 unit.

F12tdf merupakan konsentrasi inovasi teknis yang melibatkan semua bagian utama di dalam DNA mobil Ferrari: mesin, aerodinamika, dan dinamika kendaraan. Alhasil, dari sisi akselerasi, cengkeraman, dan kegesitan, berlinetta baru ini tidak ada tandingannya.

Performa F12tdf ditenagai oleh naturally aspirated V12 bertenaga 780 cv yang secara langsung diwariskan dari mesin F12berlinetta yang telah memenangkan banyak penghargaan. Performa mobil yang sangat dinamis, terutama akselerasi lateralnya di tikungan, disebabkan oleh pembesaran 8% pada rasio ban depan dibandingkan ban belakang. Kecenderungan oversteer karena perubahan ukuran ban ini dikompensasi oleh sistem kemudi ban belakang yang inovatif – yang dinamakan Virtual Short Wheelbase, terintegrasi dengan sistem kendali dinamis lainnya – yang menjamin waktu tanggap roda kemudi dan daya menikung layaknya kendaraan kelas kompetisi sambil meningkatkan stabilitas pada kecepatan tinggi. Kecepatan menikung juga lebih tinggi, hasil dari penambahan downforce yang signifikan – +87% – yang merupakan tingkat paling tinggi untuk sebuah berlinetta V12 bermesin depan.

Desain ulang yang radikal terhadap bodi, interior, mesin, transmisi, dan running gear, berikut pemanfaatan serat karbon pada keseluruhan bagian luar dan dalam, telah memangkas bobot mobil sebanyak 110 kg.

Semua faktor ini menghasilkan performa pemecah rekor: 0-100 km/jam dalam 2,9 detik dan 0-200 km/jam dalam 7,9 detik ditambah dorongan besar pada akselerasi lateral. F12tdf mengelilingi trek Fiorano hanya dalam waktu 1 menit 21 detik.

Jarak henti yang hebat dipastikan oleh penggunaan kaliper rem berbahan tunggal hasil desain ekstrim baru yang sudah dipakai oleh LaFerrari. Sistem generasi baru ini memungkinkan mobil untuk berhenti dari 100-0 km/jam hanya dengan jarak 30,5 m dan dari 200-0 km/jam dalam 121 m.

POWERTRAIN

Mesin menggunakan seri F12berlinetta berkapasitas 6.262 cc, konfigurasi V12, dengan sudut 65o dimana para teknisi Ferrari berhasil menambah output tenaga maksimum dari 740 cv menjadi 780 cv pada 8.500 rpm, yang menghasilkan output tenaga spesifik sebesar 125 dk/l. Gaya sporty mesin ini ditunjukkan oleh angka torsi maksimum sebesar 705 Nm (naik dari 690 Nm) pada 6.750 rpm di mana 80% sudah tersedia pada 2.500 rpm, sehingga menghasilkan peningkatan progresif yang mencengangkan hingga garis merah di 8.900 rpm.

Berbagai modifikasi telah dikembangkan untuk mesin ini, dimulai dari penggunaan katup mekanis yang terinspirasi dari mobil balap dan variable-geometry intake trumpets yang dipakai di mobil Formula 1 untuk membantu efisiensi volume dorongan pada putaran mesin tinggi.

F12tdf dilengkapi dengan versi khusus dari F1 DCT dengan rasio gigi 6% lebih pendek yang menghasilkan perpindahan gigi naik 30% lebih cepat dan perpindahan gigi turun 40% lebih cepat.

DINAMIKA KENDARAAN

Para insinyur Ferrari bertujuan untuk menghasilkan mobil yang sangat gesit dan bertenaga tapi juga bisa dikendarai oleh pengemudi non-profesional. Mereka memiliki banyak pengalaman yang didapat melalui program XX yang dibuat khusus untuk mengembangkan mobil berperforma sangat tinggi yang dikendarai oleh pengemudi non-profesional.

Dinamika casis yang luar biasa, dalam hal akselerasi dan tanggapan lateral maksimum, sebagian dicapai oleh perubahan ukuran ban depan, yang bertambah dari 255 ke 275, bersamaan dengan ukuran kanal depan dari 9,5 ke 10 inci. Modifikasi ini menjamin akselerasi lateral yang lebih tinggi yang dihasilkan oleh as roda depan, di mana tanpa modifikasi yang lain akan dapat menyebabkan oversteer pada batas maksimum, sehingga menyulitkan untuk pengemudi non-profesional.

Agar pengemudi non-profesional juga dapat memanfaatkan performa ini secara penuh, Ferrari mengembangkan sistem Virtual Short Wheelbase baru. Sistem ini melakukan debutnya pada F12tdf, dimana as roda belakang bersifat aktif, memungkinkan roda belakang untuk bergerak pada suatu aksis vertikal.

Dengan menggunakan logika kendali berbasis model yang seluruhnya dikembangkan oleh Ferrari, kemudi as roda belakang mengatur roda belakang secara otomatis, menyetel sudut kemudi yang optimal dari hasil perputaran roda kemudi, kecepatan input kemudi, dan kecepatan mobil.

Virtual Short Wheelbase meningkatkan daya tanggap mobil yang lebih gesit, dengan daya menikung langsung yang bisa dirasakan pada jalan berkelok dan di trek yang menantang secara teknis, dan disaat yang sama, meningkatkan stabilitas pada kecepatan tinggi.

AERODINAMIKA

Performa aerodinamika F12tdf sangat hebat – angka efisiensi aerodinamika mencapai 1,6, hampir 2 kali lebih baik dari F12berlinetta. Downforce mencapai 230 kg pada 200 km/jam, 107 kg lebih baik.

Pengembangan mencakup semua area permukaan mobil, menghasilkan elemen- elemen mencolok yang bentuknya menunjukkan bentuk yang unik. Di bagian depan, bemper yang sangat kompleks membantu menghasilkan downforce, menonjolkan bagian bawah yang melengkung secara radikal dan memakai splitter, papan menukik, sayap lantai, dan louvre seperti layaknya mobil balap untuk meningkatkan efisiensi bagian samping dan bawah mobil.

Aerobridge di bagian depan telah didesain ulang supaya dapat meningkatkan dampak arus udara sepanjang bagian atas samping, sementara di bagian belakang ada louvre pada wheelarch yang menghasilkan penurunan yang mengambil udara dari wheelarch dalam, sehingga menghasilkan efisiensi pada bagian bawah bodi yang biasanya tidak banyak dipakai untuk menghasilkan downforce.

Spoiler belakang sekarang lebih panjang 60 mm dan lebih tinggi 30 mm, sementara sisir kaca belakang dibuat lebih vertikal untuk memperluas area permukaan untuk downforce dan untuk memanfaatkan keuntungan bentuk tersebut dengan lebih efektif. Bentuk cekung dari pintu bagasi belakang bagian samping kiri dan kanan semakin meningkatkan efek yang dihasilkan.

Tiga pasang strake dari balapan GT dipakai pada aerodinamika bagian bawah bodi yang menyebabkan peningkatan 30% downforce dibandingkan pada F12berlinetta. Diffuser belakang telah didesain ulang sehingga memiliki sistem tiga flap aktif yang dibagi ke tiga kanal dan memiliki pagar melengkung dan splitter vertikal untuk mendorong tenaga pada vorteks dan menambah perluasan arus pada permukaan horisontal. Desain aerodinamika yang radikal ini pada dasarnya telah menciptakan mobil yang sama sekali baru dan menandakan gaya F12berlinetta telah ditinggalkan.

MODEL

Didesain oleh Ferrari Styling Center, F12tdf yang baru ini memiliki bentuk yang mengesankan dan sensual. Ini merupakan produk dari Ferrari yang terus berkomitmen dalam memadukan keindahan bentuk dengan kebutuhan fungsional.

Seluruh pengerjaaan panel-panel, dari pahatan depan hingga belakang, telah diperbarui. Pijak depan dan belakang yang lebih lebar juga memberikan penampilan yang lebih agresif pada mobil.

Dari sudut pandang bahasa desain formal, tujuannya adalah untuk menciptakan interaksi yang anggun antara permukaan berseni dari F12berlinetta dan sentuhan grafis dari berbagai fitur aerodinamika yang baru. Testamen terbaik dari maksud tersebut adalah evolusi dari Aerobridge, dengan desain yang semakin disempurnakan disertai penggunaan serat karbon. Dengan pengembangan yang begitu teknis, komponen ini dipadukan dengan detail lainnya dalam menciptakan pendekatan estetis yang koheren pada seluruh mobil.

Gaya mobil yang sangat sporty ini juga terlihat dari kokpit yang bergaya Spartan. Efek membungkus yang mengelilingi posisi pengemudi diperkuat dengan penggunaan serat karbon untuk instrumen dan pod. Panel pintu dibuat dari cangkang serat karbon tunggal, sementara laci dihilangkan dan diganti oleh bantalan lutut sederhana. Ketimbang kulit tradisional, Alcantara dipilih untuk bahan trim kabin, kain teknis dipakai untuk kursi dan aluminium berpola untuk lantai alih-alih karpet, semua ini bertujuan untuk menghemat bobot mobil.

Spesifikasi F12tdf dilengkapi dengan alloy berbobot ringan dengan lima jari-jari kembar yang didesain dengan sela sesempit mungkin untuk mengurangi bobot.

Tentang Ferrari Jakarta

PT. Citra Langgeng Otomotif adalah distributor resmi Ferrari Jakarta, yang didirikan pada tahun 2001 dan merupakan bagian dari grup Mugi Rekso Abadi (MRA). MRA adalah perusahaan holding Indonesia yang didirikan pada tahun 1993 dan bergerak di berbagai macam divisi seperti media (majalah), penyiaran, ritel, hotel, makanan dan minuman, hiburan, gaya hidup dan juga industri otomotif.