The Eternal Zero, sebuah film karya Takashi Yamazaki, menyapu delapan penghargaan, termasuk kategori Best Picture, Best Director dan Best Actor, pada puncak the 38th Japanese Film Festival yang diselenggarakan di Tokyo Jumat, 27 Februari kemarin.

Kisah drama Perang Dunia II tentang pilot yang mengemban misi kamikaze yang dibenci dan rela membayar berapapun karena ingin kembali ke keluarganya dalam keadaan hidup, The Eternal Zero tayang di RED Senin, 2 Februari jam 18.20 WIB dan Rabu, 11 Maret jam 21.00 WIB.

Kentaro Saeki (Hauma Miura) gagal lagi dalam ujiannya. Ketidakyakinan dari jalan hidupnya, ia kemudian belajar dari pemakaman neneknya ketika sang kakek yang ia pikir memiliki hubungan darah ternyata tidak demikian. Kakek yang sesungguhnya, Kyuzo Miyabe (Junichi Okada), tewas pada akhir Perang Dunia II di menit terakhir misi Kamikaze pada pengendali pesawat tempur Zero.

Kentaro melakukan pencarian terhadap identitas kakek aslinya. Namun, kunjungannya ke para veteran perang sahabat kakeknya hanya membuahkan laporan buruk bahwa sang kakek adalah pengecut terbesar di jajaran Angkatan Laut. Tampaknya dibalik predikat pilot tak tertandingi, ia lebih mementingkan pulang ke rumah daripada mengambil bagian dalam pertempuran. Ketika pertempuran meluas, ia memilih untuk menghindari terperangkap di dalamnya dan menjauh. Motivasinya ini muncul karena ia telah berjanji kepada isterinya Matsuno (Mao Inoue) untuk pulang ke keluarganya dengan membayar biaya berapapun. Misteri besar adalah mengapa kemudian orang seperti dia rela menjadi sukarelawan pada misi Kamikaze?

Seiring dengan mendekati mereka yang ambil bagian dalam akhir kehidupan  Miyabe, ia mempelajari apa yang mengendalikan seorang Miyabe. Dalam hal ini, pesan Miyabe untuk berkomitmen kepada hidupannya, akhirnya diwariskan kepada generasi masa kini. Pertanyaannya kemudian menjadi akankah Kentaro menerima atau tidak apa yang disampaikan dari masa lalu kepadanya.