Persiapan Akhir Festival Danau Toba 2013

0
793

Photo_3Tuktuk, Samosir, 7 September 2013. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu bersama jajaran Kementerian dan Pemerintah Kabupaten Samosir melaksanakan peninjauan persiapan akhir perhelatan akbar Festival Danau Toba 2013 di pulau Samosir.

 

Mari Pangestu yang didampingi oleh Bupati Samosir Mangindar Simbolon berturut-turut mengunjungi pertama kali ke Hotel Duma Sari tempat peluncuran lampion Sigale-gale raksasa mengapung, ikon unik Festival serta latihan Solu Bolon. Rombongan kecil Menteri dan Bupati juga mensempatkan diri menengok berbagai latihan para seniman pengisi acara seni dan budaya di Open Stage Tuktuk, venue Opening Ceremony Festival Danau Toba 2013 yang akan berlangsung esok sore, dengan sebuah prosesi yang dimulai dari Parapat hingga ke Tuktuk Samosir. Dari Open Stage, Mari Pangestu bersama Bupati Mangindar mensaksikan berbagai persiapan di venue utama yaitu Bukit Beta, tempat berlangsungnya Lomba Paralayang, World Drum Festival dan berbagai acara pendukung lainnya.

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Pangestu berkomentar, “Ini spektakuler ya!,” sambil terkagum melihat lampion Sigale-gale raksasa setinggi 16 meter yang siap dilarung ke tengah Danau Toba.

 

Photo_6Lebih jauh Mari menyampaikan bahwa Festival Danau Toba adalah momentum pemulihan dan sekaligus revitalisasi pariwisata di Sumatera Utara dan khususnya di kawasan Danau Toba. Mari Pangestu, dalam peninjauan ini juga bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat di Hotel Samosir Village. Menjawab harapan para tokoh agar acara Festival Danau Toba ini bisa berkelanjutan, Menteri Mari dengan sigap menjawab bahwa Kementerian sudah merancang konsep acara sampai lima tahun kedepan, yang artinya tentu saja Festival ini akan berkelanjutan. Namun, Mari juga mengundang dukungan semua pihak termasuk masyarakat agar turut serta aktif dalam mensukseskannya.

 

Sementara itu, Mangindar Simbolon, Bupati Samosir menyampaikan, “Kita berdoa bersama agar cuaca tetap baik selama penyelenggaraan acara dan kepada saudara-saudara kita yang sedang dalam perjalanan menuju Samosir, mohon maaf dan pengertian bila perjalanan kurang nyaman karena arus lalu lintas dari Medan dan Kualanamu menuju Samosir sudah begitu padat menjelang acara berlangsung.” Bupati juga berpesan kepada warga Samosir dan kawasan Danau Toba, untuk bersama-sama menunjukkan bahwa kita bisa menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik selama Festival Danau Toba 2013 diselenggarakan.

 

Photo_9Festival Danau Toba 2013 akan dimeriahkan dengan beragam acara olahraga dan budaya yang begitu menarik untuk disaksikan, seperti perlombaan paralayang dengan pendaratan di air, Lomba Solu Bolon, perahu dayung besar khas Batak, World Super Swim yang menghadirkan eksebisi 4 atlit juara renang internasional yaitu Thomas Lurz dari Jerman, Spyridon Gianniotis dari Yunani, Martina Grimaldi dari Italia dan Poliana Okimoto dari Brazil yang akan mengelilingi pulau Samosir di Danau Toba. Lomba renang rakyat juga akan diramaikan oleh 1000 perenang amatir. Dari kekayaan budaya, Festival Danau Toba dengan bangga menghelat World Drum Festival yang melibatkan seniman perkusi terkenal dari 7 negara antara lain Amerika Serikat, Afrika, Jepang, Malaysia, Singapura, Myanmar dan dari dalam negeri.

 

Selain itu sejumlah agenda budaya akbar seperti Karnaval Sigale-gale yang menampilkan kekhasan adat Batak sigale-gale, gorga, ulos, gondang, topeng batak dan tandok yang dipastikan akan memeriahkan Festival Danau Toba, seperti juga Lomba Menyanyi yang saat ini sudah 1000 peserta terdaftar untuk ikut serta.