Dharmasraya, Tuan Rumah Finish Etape 4 Tour de Singkarak 2013

0
1028

DHARMASRAYA — Kabupaten Dharmasraya menjadi tuan rumah finish etape 4 Tour de Singkarak (TDS) 2013 pada Rabu, 5 Juni mendatang. Kabupaten berjuluk Ranah cati nan Tigo itu untuk kali pertama menjadi penyelenggara iven balap sepeda internasional tersebut.

Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan didampingi Wakil Bupati H. Syafruddin R mengatakan kesiapan pihaknya menjadi tuan rumah finish TdS etape 4 tersebut. TdS etape 4 akan mengambil start di Kabupaten Sijunjung dan finish di Kabupaten Dharmasraya.

“Insya Allah, kami telah siap menjadi tuan rumah finish TdS etape 4,” ujar Bupati baru-baru ini. Untuk menyukseskan agenda tahunan yang telah menjadi even internasional ini, dirinya telah meminta seluruh jajaran Pemkab Dharmasraya, stakeholder terkait dan masyarakat Dharmasraya untuk menyukseskan penyelenggaraan TdS. “Meskipun ini adalah kali pertama Dharmasraya menjadi tuan rumah, saya berharap penyelenggaraan TdS di sini tidak kalah semarak dibanding daerah lain yang telah sering menjadi tuan rumah,” harapnya.

Bupati menyampaikan kebanggaannya karena untuk pertama kalinya Dharmasraya dipercaya sebagai bagian dari pelaksanaan even berkelas internasional itu.“Dharmasraya akan didatangi masyarakat dari dalam dan luar negeri. Momentum ini hendaknya dapat dijadikan sarana untuk mengenalkan potensi alam, budaya, kuliner, dan keramahan warga Dharmasraya pada masyarakat luar,” pungkasnya. Sebagai bukti kesiapan itu, saat ini rute jalan yang akan dilalui peserta TdS etape 4 di Kabupaten Dharmasraya telah diperbaiki dan siap untuk dilewati.

Menurut Ketua Umum Panpel TdS Dharmasraya yang juga Sekdakab Dharmasraya Ir. H. Benny Mukhtar, MM, saat ini perbaikan dan kesiapan lainnya masih terus dilakukan. “Kami targetkan, jelang tanggal 5 Juni, seluruh jalan rute etape 4 di Kabupaten Dharmasraya telah rampung diperbaiki,” ungkapnya.  Menurut Benny, selain sejumlah persiapan teknis seperti jalan dan rambu-rambu petunjuk, pihaknya masih gencar mensosialisasikan kegiatan TdS pada masyarakat Dharmasraya. “Kami harap, even TdS ini menjadi tontonan bagi masyarakat sekaligus ajang promosi bagi potensi wisata yang ada di Dharmasraya,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Panpel TdS Dharmasraya yang juga Kabid Pariwisata dan Budaya, Dishubkominfoparbud Pemkab Dharmasraya, Catur Eby, S.STP, M. Si, berharap seluruh pihak untuk ikut menyukseskan kegiatan ini. “Seperti yang diarahkan Ketua Umum yaitu terutama bagi lembaga pemerintah, partai politik, perusahaan swasta, dan pelaku ekonomi lainnya, diminta partisipasinya untuk membuat spanduk dan baliho agar gaung Dharmasraya sebagai tuan rumah TdS makin meriah,” pintanya. Yang tak kalah penting, kata Catur Eby, adalah menjaga suasana kamtibmas dan K-3 yang asri di Dharmasraya, karena kabupaten pemekaran ini akan dikunjungi tamu tidak saja dari daerah lain, tapi juga dari negara lain.

“Bagi pengunjung dari luar Dharmasraya, silahkan menikmati keelokan Ranah cati nan Tigo. Kami memiliki sejumlah destinasi wisata yang tak kalah menarik,” tuturnya. Objek wisata itu, menurut Catur Eby di antaranya Candi Padang Roco di Kecamatan Sitiung yang telah berumur ratusan tahun, pemandangan di Puncak Gunung Medan, Bendungan Batu Bakawuik, Taman Hutan Timbulun Asri, Danau Cinta di Koto Baru, serta beberapa rumah kerajaan.

“Silahkan juga menikmati matahari terbenam dari atas jembatan Sungai Dareh yang membentang di atas Sungai Batang Hari. Yang tak boleh dilewati, Dharmasraya memiliki segudang wisata kuliner yang nikmat dan terbentang di sepanjang jalan lintas Sumatera,” imbuhnya. Pengelola rumah makan juga dihimbau ikut berpartisipasi dengan menjaga kebersihkan lingkungan rumah makan,  toilet dan kamar mandi, serta meningkatkan pelayanan terhadap para pengunjung.

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Aziz, S.Ik, M.Si mengatakan, untuk pengamanan TdS, ratusan personil gabungan akan dikerahkan untuk mengatur jalannya kegiatan itu. “Kami menerjunkan sebanyak 475 personil gabungan yang terdiri atas 250 anggota Polri, 20 anggota TNI,  25 anggota Dishub, 60 anggota Pol PP, dan 120 anggota pramuka dan patroli keamanan sekolah,” ujarnya.

Ratusan personil tersebut telah dibekali teknis khusus untuk mengamankan pelaksanaan balap sepeda internasional itu. Menurut Chairul, titik rawan rute TdS etape IV di Dharmasraya sebanyak 144 titik. “Terdiri atas persimpangan jalan, pasar, dan sebagainya. Jadi, personil ini akan ditempatkan di titik-titik rawan tersebut, agar semua berlangsung aman dan lancar,” ungkapnya.

Rute TdS etape 4 di Dharmasraya melewati empat kecamatan yakni Pulau Punjung, Sitiung, Tiumang, dan Koto Baru, dengan jarak tempuh sepanjang sepanjang 97 kilometer. Rute yang dilewati yakni jalan lintas Sumatera Pulau Punjung, Sikabau, Sitiung, Sungai Duo, Tarantang, Koto Baru, jalan lintas Sumatera Koto Baru, jalan lintas Sumatera Gunung Medan, jalan lintas Sumatera Pulau Punjung, jalan Kampung Surau, dan finish di depan Kantor Bupati Dharmasraya.

Menurut Kabag Operasional Polres Dharmasraya Kompol Afrizalsyah, SH MH Diperkirakan sekitar jam satu siang pada tanggal 5 Juni tersebut, para pebalap sepeda TdS akan memasuki Dharmasraya setelah start diperkirakan pukul 09.30 Wib dari Kabupaten Sijunjung, karena itu pada 5 Juni sekitar pukul 09.00 Wib hingga 15.00 Wib nanti, rute jalan yang akan ditempuh peserta TdS akan disterilkan. Sehingga tidak ada satupun kendaraan yang melintas di rute tersebut. Afrizalsyah berharap agar pengguna jalan tidak melewati rute-rute tersebut dan mencari jalur alternatif lainnya. Dirinya juga meminta agar para camat dan wali nagari menginstruksikan kepada seluruh masyarakat di wilayah masing-masing agar  tidak melakukan aktifitas yang menggunakan jalan atau badan jalan yang dilalui para pebalap. “Termasuk mengamankan seluruh hewan ternak dan hewan peliharaan seperti sapi, ayam, kerbau, anjing, itik, dan lainnya, agar tidak mengganggu kelancaran TdS,” imbuhnya.

Adapun pada saat penyelengaraan TdS, seluruh pegawai, karyawan, mahasiswa, dan pelajar ikut serta memeriahkan kegiatan tersebut dengan mengambil bagian di kiri dan kanan jalur atau rute yang dilalui pembalap, minimal 1,5 meter dari pinggir jalan. Khusus siswa sekolah,  diminta agar masing-masing siswa membuat bendera kertas negara-negara peserta TdS untuk menyemarakkan sepanjang pebalap melalui rute TdS. Sehingga para pebalap dan pengunjung terkesan dengan penyambutan di Dharmarsaya.

Untuk menyemarakkan kegiatan TdS, sehari jelang pelaksanaan di Dharmasraya, Pemkab akan menggelar sepeda santai yang melibatkan seluruh SKPD dan masyarakat, dalam rangka lebih menggaungkan even itu. “Kami siap mendukung dan mensukseskan even ini, melalui kampanye bersepeda santai pada Selasa (4/6) nanti,” ungkap Ketua Dharmasraya Bikers Club (DBC) M. Sunir Patopang, SE.

Saat ini, semarak TdS di Dharmasraya makin kentara dengan telah berkibarnya bendera negara-negara peserta TdS di depan kantor Bupati Dharmasraya, tempat berlangsungnya finish etape 4. Berkibarnya bendera-bendera itu, sebagai bukti bahwa Dharmasraya telah siap menjadi tuan rumah finish TdS etape 4. “Jika penyelenggaraan tahun ini sukses, kita akan perjuangkan agar tahun depan Dharmasraya menjadi tuan rumah star dan finish,” pungkas Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan dengan mantap.