The Beauty of Javanese Woman

‘KONSEP’ by Philip Iswardono mengeluarkan koleksi busana ready-to-wear yang mengangkat material utama Tenun. Cutting dan style yang feminis menjadikannya cocok untuk digunakan bagi para ibu muda. Tema rancangannya ‘Kadjen’ memiliki filosofi penghargaan terhadap batik; siapapun yang mengenakan Batik akan menjadi terhormat. Bisa juga diartikan sebagai penghormatan terhadap produk lokal (Batik atau Tenun) atau material lainnya yang dikerjakan dengan tangan terampil dan perhatian lebih.

Itulah salah satu penampilan dalam Fashion Escapade memasuki seri ke-3 yang berlangsung Sabtu, 20 April 2013. Kali ini, Sheraton Mustika Yogyakarta Resort & Spa mengangkat judul besar ‘The Beauty of Javanese Woman’ bersama dengan tujuh perancang busana kenamaan Yogyakarta; Yulvita Paramita, Lia Mustafa, Manik Puspito, Philip Iswardono, Ariesanthi, Anteng Hadiyati dan Dewi Syifa.

Pagelaran kali ini juga dimaksudkan sebagai apresiasi dan penghormatan kepada Ibu Kartini yang dengan perjuangannya, mampu mengangkat wanita Indonesia ke level yang lebih layak. Oleh karenanya, ke-tujuh desainer akan mempersembahkan karya terbaik mereka sebagai tribute kepada para wanita Jawa dengan ke-khas-an desain mereka masing-masing dan sentuhan etnik nusantara.

Manik Puspito yang akrab disapa Manik, dengan brand ‘Griya Rasukan’ yang berlokasi di Jl. Palagan Tentara Pelajar 68 A Sariharjo, membawa tema ‘Beautiful Lady’ di pagelaran Fashion Escapade kali ini. Kecantikan wanita di era abad 20 an, semasa R.A Kartini membela hak-hak kaum wanita, menjadi inspirasi rancangan cocktail dress Manik yang dirancang dengan material batik, tile, lace, renda, sutra, sifon. Kebaya pendek berleher asimetris, dengan kombinasi warna lace serta payet ukir-ukiran akan ditampilkan nanti. Tambahnya, kemben jawa dengan permainan lipat kain berhiaskan batu-batu serta mutiara akan menjadikan rancangan berbahan dasar batik, brokat prada dan jumputannya semakin cantik untuk disematkan ke wanita Indonesia.

Kerinduan hijau dan asrinya hutan mengilhami desain-desain yang dibuat oleh Dewi Syifa. Labelnya yang bernama ‘Dewiqu’ berlokasi di Jl. Rotowijayan 20 A, menyajikan busana untuk para wanita modern dengan detil lebih ke aplikasi velvet serta Swarovski dalam tema ‘My Green’.

‘Batik SaYa’ oleh Lia Mustafa yang beralamat di Jl. Sisingamangaraja no. 150, mengangkat tema rancangan ‘Keagungan Cinta’ yang mencakup trilogi filosofi untuk cinta akan alam; Parang Ombak, Kawung dan Patahan/Irisan pohon, yang secara global sangat kental dengan warna Jogja dan menonjolkan spirit ketangguhan wanita masa kini. Aplikasi detil zipper dan beads memberikan aksen tersendiri bagi rancangan-rancangan Lia Mustafa. Sedangkan Yulvita Paramita Dewi dengan butiknya ‘Janitra’ di Jl. Kaliurang Km 7 Gg Kayen II no. 58B, menampilkan dress batik ready-to-wear yang menampakkan keanggunan wanita di segala usia.

Rumah busana ‘Ariesanthi’ milik Tyas Santhi Fatmasari, menampilkan tema ‘Kembang Pereng’ yang berarti Bunga di Lereng. Koleksinya mempresentasikan perempuan muda usia 18-30 tahun yang tumbuh ditengah arus kuat moderenitas, namun tetap berpijak kuat pada budaya bangsa laksana bunga karang yang tumbuh di lereng/pereng/tebing karang tepi laut selatan Yogyakarta. Kategori busana siap pakai dengan gaya casual-cocktail dihadirkan dengan tetap memiliki ciri etnik-kontemporer menggunakan berbagai kombinasi jenis bahan seperti kain batik motif parang (pareng) klasik modifikasi, tenun serat kayu, tenun serat nanas dan raw silk. Dipercantik pula dengan embellishment dalam warna hijau zamrud, putih, kayu dan sogan, akan terwujud nyata dalam karakter busana yang dinamis, sexy-elegant dan chic-alluring.

Bertema ‘Back to Nature’, dari ‘Anteng Griya Busana’ by Anteng Hadiyati menghadirkan kebaya yang biasa dipakai oleh para penjual jamu gendong dengan modifikasi dan modernisasi pada rancangannya. Blus berdesain sederhana dari bahan utama sifon beraksen renda dan menggunakan kain lilit sebagai pasangan bawahnya, akan terlihat elegan dan menawan di pagelaran dalam rangka Hari Kartini esok.

Seluruh rancangan ke-tujuh desainer tersebut berlangsung di Lobi Timur, Sheraton Mustika Yogyakarta Resort & Spa, pukul 18.30 hingga 21.30 WIB. Malam apresiasi busana tersebut diawali dengan kudapan ringan nan sedap berjuluk ‘Evening Delight’ karya Executive Chef Eko Kusbandiyo dan Pastry Chef Uuk. Hingga beberapa bingkisan menarik pun akan diberikan di akhir acara bagi penikmat fashion yang berbusana terbaik.

Kemunculan dua wanita muda yang berprofesi di dunia Kepolisian makin menyemarakkan ajang apresiasi busana dan perancangnya serta dalam rangka hari Kartini di 2013 kali ini. Mereka berdua, Bripda Adri Chroin Ade Oktami dan Bripda Rita Listiyani dari Satuan Brimod Polda DIY, berlenggang cantik di atas runway bersama dengan ke-16 top model YAM Modelling lainnya malam nanti

Ke depannya, Fashion Escapade akan terus dan selalu mengunggah tema-tema menarik untuk diberikan ke pecinta dunia mode serta khalayak ramai dengan konsep matang dan total.