Tamasya Batik ke Bengkulu, 9-10 Maret 2013

0
1858

“Basurek”

Basurek secara harfiah berarti bersurat. Basurek merupakan sebutan khas untuk jenis batik tulis yang permukaannya bertuliskan aksara Arab. Kain batik basurek dapat kita temukan di Sumatera, terutama di Bengkulu. Motif  aksara Arab pada kain besurek ada dapat dibaca dan memiliki makna tertentu, namun sebagian besar hanyalah hiasan mirip aksara Arab tanpa makna. Pada kain besurek dengan motif yang terbaca, aksara Arab yang dijadikan motif biasanya berupa kalimat syahadat, Basmallah, Asmaul Husna dan potongan ayat–ayat suci Al–Quran. Motif–motif ini dilukiskan menyerupai bentuk flora dan fauna seperti burung, singa atau bentuk bunga. Munculnya motif kain basurek ini memang tidak lepas dari masuk dan berkembangnya pengaruh  Islam di Sumatera.

Menurut berita Cina, Islam masuk ke Sumatera sekitar abad ke-7 M pada zaman dinasti T’ang, namun demikian belum ditemukan bukti–bukti arkeologis mengenainya. Selanjutnya hubungan dagang antara Sumatera dan pedagang muslim membuat perkembangan agama Islam di Sumatera semakin pesat. Mereka berasal dari Gujarat, Turki, dan para pedagang Timur tengah.  Selain melalui perdagangan, kegiatan ibadah haji yang dilakukan muslim asal Sumatera tanpa sengaja ikut serta mempengaruhi kehadiran kain–kain bermotif Timur Tengah yang menginspirasi motif kain–kain yang ada di Nusantara. Alhasil, kain–kain ini  masuk ke Sumatera dibawa oleh para jemaah haji  dan menjadi inspirasi  bagi para pembatik setempat. Untuk mengenal basurek lebih jauh, kali ini Gelar mengajak para pencinta seni budaya untuk bergabung dan berburu batik basurek langsung di tempat asalnya.

Yuk, segera daftar…!

Program ini dipersembahkan oleh GELAR, didukung oleh majalah Tamasya

BIAYA:

TRIP-ONLY Rp. 1.480.000,- /orang (sharing 1 kamar berdua)

Biaya sudah termasuk : Transportasi lokal, akomodasi 2 hari 1 malam, makan selama trip, narasumber lokal dan donasi keberlanjutan seni budaya tradisi (biaya tidak termasuk transportasi pulang-pergi Bengkulu dari tempat asal peserta, kargo, tur tambahan, kelebihan bagasi, laundry dan pengeluaran pribadi lainnya).

Batas akhir pendaftaran & pembayaran TRIP-ONLY : 4 Maret 2013

FULL-TRIP Rp. 2.650.000,- /orang (sharing 1 kamar berdua)

Biaya sudah termasuk : Transportasi Jakarta-Bengkulu-Jakarta dengan pesawat udara, transportasi lokal, akomodasi 2 hari 1 malam, makan selama trip, narasumber lokal dan donasi keberlanjutan seni budaya tradisi (biaya tidak termasuk kargo, tur tambahan, kelebihan bagasi, laundry dan pengeluaran pribadi lainnya).

Pembayaran FULL-TRIP boleh dilakukan 2 x dengan perincian sbb :

Pembayaran tahap 1 50% dengan batas akhir pendaftaran & pembayaran (DP) : 20 Februari 2013*

Pembayaran tahap 2 (Pelunasan) 50% paling lambat 4 Maret 2013*

*Harga dapat berubah apabila pendaftaran dan pembayaran dilakukan setelah tenggat waktu diatas – karena terkait dengan pemesanan tiket transportasi udara.

Pembayaran 50% tidak dapat dikembalikan apabila calon peserta melakukan pembatalan.

INFORMASI PROGRAM & PENDAFTARAN :

Githa: 0857-14296216

Program Cultural Trip GELAR didukung oleh majalah National Geographic Traveler, Media Indonesia Travelista dan Tamasya sebagai media partner. GELAR kembali mengajak para pencinta dan penikmat seni budaya untuk mengenal Indonesia lebih dalam dengan cara yang lebih menyenangkan!

Agenda Cultural Trip 2013

  1. Cultural Trip to Bukittinggi-Payakumbuh (25-27 Januari) – ”Menyaksikan Randai di Tanah Asalnya”
  2. Cultural Trip to Banyuwangi (22-24 Februari) – ”Berkenalan Dengan Lare Osing”
  3. Tamasya Batik – Bengkulu (9-10 Maret) – ”Basurek”
  4. The Mask on Location – Banjarmasin (11-12 Maret) – ”Maestro dari Desa Barikin”
  5. Cultural Trip to Sumba (28-31 Maret) – ”Nusa Cendana”
  6. Cultural Trip to Toraja (12-14 April)
  7. Cultural Trip to Jepara-Rembang (26-28 April) – ”Jejak Kartini”
  8. Cultural Trip to Cirebon-Indramayu (10-12 Mei) – ”Mengintip Kesenian Rakyat dan Tari Keraton yang Nyaris Terlupakan”
  9. Cultural Trip to Muaro Jambi (24-26 Mei) – ”Waisyak di Sekolah Biksu Terbesar di Swarnadwipa”
  10. Cultural Trip to Tangerang* (Juni) – ”Mengikuti Lomba Dayung Perahu Naga di Perayaan Pechun”
  11. Cultural Trip to Keraton Solo* (Juni) – ”Menjadi Tamu Keraton di Ulang Tahun Penobatan Raja”
  12. Cultural Trip to Tenggarong* (Juni) – ”Erau”
  13. Liburan Keluarga – Ambarawa (1-3 Juli) – ”Naik Kereta Api, Tuut…Tuut…Tuut…!”
  14. Tamasya Batik – Banyumas (5-6 Juli)
  15. The Mask on Location – Malang (30-31 Agustus) – ”Topeng Malangan”
  16. Cultural Trip to Bromo* (Agustus) – ”Kasadha, Ritual di Lereng Gunung”
  17. Cultural Trip to Siak (27-29 September) – ”Sri Indrapura”
  18. Cultural Trip to Asmat* (1-6 Oktober) – ”Festival Asmat”
  19. The Mask on Location – Bali (4-5 November) – ”Topeng Carangsari” *
  20. Cultural Trip to Pariaman* (15-17 November) – ”Tabuik”
  21. Tamasya Batik Akhir Tahun II (11-15 Desember) – ”Menjelajah Pesisir Selatan Jawa”
*Tanggal ditentukan oleh pemangku adat setempat, dan dapat berubah sesuai kondisi setempat. Setelah tanggal ditentukan oleh pihak setempat, informasi tersebut akan dibagikan lagi pada Friends of Gelar.

*Khusus untuk The Mask on Location, mengingat para penari sudah sepuh, maka program dapat sewaktu-waktu diubah sesuai arahan kurator tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Terimakasih dan salam budaya,

Kumoratih Kushardjanto

GELAR – Presenting Indonesia

Strategic Program Development for Indonesian Art & Culture

Informasi lebih lanjut mengenai agenda trip sila hubungi :

o  Kumoratih ( +62 818720830 / [email protected] )

o  Githa ( +62 85714296216 / [email protected] / [email protected] )

o  Eko ( +62 87771757151 / [email protected] )