KLM on the Go!

0
619

Jakarta, 31 Januari 2012 — KLM Royal Dutch Airlines (Koninklijke Luchtvaart Maatschappij), maskapai penerbangan asal Belanda, meluncurkan 5 aplikasi smartphone untuk mempermudah dan menambah kenyamanan penumpangnya. 5 aplikasi tersebut adalah KLM App, KLM Tripshake, KLM Passport, KLM Movies & More dan KLM Houses. Aplikasi ini dapat diunduh di Application Store dan Android Market.

Dengan menggunakan aplikasi KLM, pengguna mendapatkan kemudahan untuk mereservasi tiket pesawat, mobile check-in, memilih kursi, dan menyimpan boarding pass, memantau status penerbangan, melihat point Flying Blue Miles dan dapat mengajukan pertanyaan dan komentar ke Facebook dan Twitter KLM. “KLM menyadari bahwa penumpang tidak selalu memiliki waktu untuk berhenti dan mengecek laptop, tapi dengan tablet atau smartphone, penumpang dapat memeriksa status penerbangan pesawat atau kondisi lainnya dengan cepat, maka aplikasi ini diciptakan untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang tersebut,” demikian keterangan Dirk Buitelaar, Country Manager KLM Indonesia.

Selain aplikasi KLM, terdapat pula aplikasi KLM Movies & More, KLM Houses, KLM Passport, dan KLM Tripshake yang dapat menjadi pilihan hiburan penumpang di atas pesawat. KLM Movies & More menyediakan sinopsis dan trailer film-film terbaru, serial TV, lagu terbaru dan juga tontonan untuk anak-anak. KLM Houses menyediakan deskripsi tentang “92 Rumah Delft Blue KLM” yaitu rumah khas Belanda yang miniaturnya bisa didapatkan oleh penumpang kelas bisnis KLM dari tahun ke tahun.

Jika penumpang menyukai kejutan, penumpang dapat mencoba aplikasi KLM TripShake. Dengan menggoyangkan ponsel iPhone atau Android-nya, penumpang mendapatkan rekomendasi tempat tujuan berikutnya bersama KLM. Dengan aplikasi KLM Passport, pengguna dapat berbagi kenangan perjalanannya dengan cara menambahkan foto dan mengumpulkannya menjadi video perjalanan. Aplikasi ini dapat digunakan secara offline, maka penumpang dapat menggunakan aplikasi ini dalam perjalanannya di atas pesawat.

Tentang KLM

Maskapai penerbangan KLM Royal Dutch didirikan pada tahun 1919, hal itu menjadikan KLM sebagai maskapai tertua di dunia yang masih beroperasi menggunakan nama aslinya. Pada tahun 2004, Air France dan KLM bergabung menjadi AIR FRANCE KLM. Penggabungan tersebut meenghasilkan group maskapai penerbangan yang tercipta dari dua merek yang kuat, yang berpusat di bandara Schipol di Amsterdam dan bandara Charles de Gaulle di Paris. Untuk mempertahankan identitasnya, group tersebut berfokus pada tiga bisnis utama yang dijalaninya; transportasi penumpang, cargo, dan perawatan pesawat.

Di negeri Belanda, KLM terdiri atas inti dari Group KLM, yang meliputi KLM Cityhopper, transavia.com, dan Martin air. Seluruh layanan penerbangan KLM dengan berbagai tujuannya menggunakan armada yang modern dan mempekerjakan lebih dari 33.000 orang di seluruh dunia. KLM adalah pemimpin dalam industry maskapai penerbangan, menawarkan operasional yang dapat diandalkan dan produk – produk yang berorientasi kepada pelanggan, yang dihasilkan dari kebijakannya yang antusias terhadap inovasi yang ramah lingkungan.

KLM merupakan anggota aliansi global “SkyTeam”, dengan keanggotaannya, KLM menawarkan pelanggan jaringan yang luas ke seluruh dunia. Jejaring KLM menghubungkan Belanda kepada setiap kawasan ekonomi penting di dunia, karena itu KLM juga berfungsi sebagai pengendali ekonomi yang kuat bagi Belanda.

Tentang Sky Team

Sky Team adalah aliansi maskapai penerbangan global yang menyediakan jaringan luas di seluruh dunia dan menawarkan para pelanggan dari maskapai yang tergabung pilihan tujuan yang lebih banyak, frekuensi yang lebih sering, dan konektifitas yang lebih banyak. Para penumpang bisa mendapatkan ataupun menebus Frequent Flyer Miles melalui jaringan Sky Team. Maskapai-maskapai yang tergabung dalam Sky Team menawarkan kepada pelanggan akses menuju lebih dari 490 lounge di seluruh dunia.