Mahasiswa SGU Raih Hak Paten Bidang Tekhnologi Pengolahan Pangan

- Advertisement -
- Advertisement -

MENGAWALI tahun 2013, kabar gembira diterima oleh Swiss German University (SGU). Salah satu karya hasil riset dari SGU dihadiahi hak paten. Produk yang mendapat hak kekayaan intelektual (HAKI) Indonesia tersebut adalah modifikasi tepung tapioka untuk bahan isian makanan olahan seperti bakso atau chicken nuggets. Sanfianti Kohar yang berasal dari Jurusan Food Technology ini mengaku bangga dengan pencapaian ini, “Saya bangga sekaligus bersyukur hasil kerja keras dan penelitian saya diakui oleh Dirjen HAKI,” ujarnya.

Dalam penelitian ini Sanfianti dibantu oleh Dr. Maruli Panjaitan, Head of Biomedical Engineering SGU dan Dr. LBS Kardono, seorang peneliti senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Tepung tapioka yang sudah dimodifikasi (modified starch) adalah salah satu bahan utama penting dalam industri pembuatan bakso dan chicken nuggets, selama ini untuk tepung tersebut pabrik-pabrik di Indonesia mendapatkannya dengan cara impor dari Jerman dan Amerika Serikat. Fakta awal inilah yang kemudian membuat Sanfianti dibantu oleh dua peneliti seniornya untuk membuat tepung yang bisa menggantikan tepung impor tersebut.

“Hasil penelitian kami ini adalah jawaban untuk industri pengolahan makanan di Indonesia, menekan biaya produksi, mengurangi impor dan melepaskan Indonesia dari ketergantungan akan produk asing,” ujar Dr. Maruli Panjaitan.

Setelah hak Paten ini diperoleh, saat ini beberapa nama besar dari Industri pengolahan makanan di Indonesia mulai tertarik dan mengajukan kerjasama dengan SGU untuk mengambil produk tersebut sebagai bahan untuk produksi mereka.

“Kerjasama kami dengan industri ini menunjukkan bahwa salah satu keinginan SGU untuk menjadi Universitas yang berorientasi riset telah berada di jalur yang benar, kedepannya kami akan terus berusaha menghasilkan inovasi-inovasi yang membantu industry di dalam dan luar negeri,” jelas Prof. Dr. Martin Loeffelholz, Rektor Swiss German University.  

Tentang Swiss German University

Swiss German University adalah Universitas swasta bertaraf internasional pertama di Indonesia yang di akui oleh DIKTI. Berdiri sejak tahun 2000, dan merupakan joint effort dari 4 negara yaitu Jerman, Swiss, Austria dan Indonesia. Bahasa pengantar perkuliahan seluruhnya dalam bahasa inggris, dan selama satu tahun mahasiswa akan menjalani program magang di Indonesia dan di Eropa.

Swiss German University memiliki 4 fakultas dan 10 program studi yaitu Mechatronics dan Industrial Engineering di bawah Fakultas Engineering. Information Technology dibawah Fakultas IT, Program Study International Business Administration, Accounting, Hotel and Tourism Management dan Communication and Public relations dibawah Fakultas Business and Humanities, dan terakhir Fakultas Life Science yang memiliki Program study Pharmaceutical Engineering, Biomedical Engineering dan Food Technology.

- Advertisement -

Latest news

BLINK Design Group Leads The Design of A Modern Mansion at The Newly Opened Andaz Xiamen

BLINK Design Group, the internationally recognised award-winning design company that is reshaping the hospitality landscape and reimagining the luxury experience is pleased to unveil...
- Advertisement -

Heritage and Refinement at Aman Nai Lert Residences Bangkok

Renowned Designer Jean-Michel Gathy Reveals a Tour De Force of Heritage and Refinement at Aman Nai Lert Residences BangkokThe Belgian-born architect and principal...

Mark Stanford Announced as GM of Mamaka By Ovolo

Stanford joins designer hotel collection Ovolo Group, welcoming its first property in Indonesia Australian national, Mark Stanford...

Izakaya by OKU x Aperitif

A Charming Collaboration of Japanese Degustation JourneyA special collaborative dinner excited seekers of culinary experiences in Ubud on Saturday, 10 October 2020.

Related news

BLINK Design Group Leads The Design of A Modern Mansion at The Newly Opened Andaz Xiamen

BLINK Design Group, the internationally recognised award-winning design company that is reshaping the hospitality landscape and reimagining the luxury experience is pleased to unveil...

Heritage and Refinement at Aman Nai Lert Residences Bangkok

Renowned Designer Jean-Michel Gathy Reveals a Tour De Force of Heritage and Refinement at Aman Nai Lert Residences BangkokThe Belgian-born architect and principal...

Mark Stanford Announced as GM of Mamaka By Ovolo

Stanford joins designer hotel collection Ovolo Group, welcoming its first property in Indonesia Australian national, Mark Stanford...

Izakaya by OKU x Aperitif

A Charming Collaboration of Japanese Degustation JourneyA special collaborative dinner excited seekers of culinary experiences in Ubud on Saturday, 10 October 2020.
- Advertisement -