Bali, 18 Desember 2012—Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver, melalui program Bali Beach Clean Up menjalin kerja sama dengan PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk untuk optimalkan usaha pengurangan sampah di pantai Bali. Melalui kemitraan ini, PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk mendonasikan dua (2) mesin pembersih pantai Barber Surf Rake yang memiliki kemampuan menyapu berbagai jenis sampah dari atas pasir dengan instan. Kedua unit akan digunakan untuk membersihkan garis lintasan pantai sejauh 9,6 km, dari pantai Kuta, Seminyak, Jimbaran, Legian, dan Kedonganan.

“Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver telah menjalankan program Bali Beach Clean Up sejak tahun 2008, namun tahun ini kami membuka pintu kepada perusahaan seperti Garuda Indonesia yang memiliki visi serupa dalam melestarikan destinasi wisata nomor satu di Indonesia ini,” kata Bruce Waterfield, Business Services Director Coca-Cola Amatil Indonesia. “Kemitraan ini telah mendorong pengembangan upaya pelestarian pantai, sekaligus menjadi simbol bahwa Bali Beach Clean Up telah menginspirasi banyak pihak untuk ikut mengambil langkah positif bagi lingkungan kita.”

Perjanjian kemitraan ini ditandatangani oleh Business Services Director Coca-Cola Amatil Indonesia Bruce Waterfield, CEO Quiksilver Asia Pacific Paul Hutson, dan EVP Human Capital & Corporate Affairs PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk Heriyanto Agung Putra di Pantai Kuta, Bali, Selasa 18 Desember 2012.

“Garuda Indonesia senantiasa berkomitmen untuk mendukung berbagai inisiatif dan program pelestarian alam. Pelaksanaan program Bali Beach Clean Up bersama sama dengn Coca Cola dan Quiksilver ini merupakan salah satu upaya Garuda melestarikan alam. Dengan terus meningkatnya jumlah wisatawan internasional dan domestik yang mengunjungi Bali setiap tahun, Bali menjadi salah satu aspek penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk mengembalikan Bali sebagai salah satu wajah pariwisata Indonesia,” ujar Heriyanto Agung Putra, EVP Human Capital & Corporate Affairs PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk.

“Bersama Coca-Cola, Quiksilver sepenuhnya menyambut baik kerjasama baru dan penting ini dengan Garuda Indonesia. Perusahaan kami turut bangga memperkenalkan alat pembersih pantai tercepat dan efisien kelas dunia untuk Indonesia.” kata Paul Hutson, CEO Quiksilver South East Asia. “Melalui proyek ini, kami mengharapkan pantai-pantai Bali semakin bersih, aman dan tentunya makin meningkatkan nilai pariwisata.”

Didatangkan langsung dari California, Amerika Serikat, Barber Surf Rake ini bernilai USD 50,000 untuk setiap unitnya. Dilengkapi dengan sistem belt conveyor, saat ini Barber Surf Rake merupakan mesin paling serbaguna untuk mengangkut sampah kecil di atas pasir seperti pecahan kaca, puntung rokok, dan serpihan kaleng, membuat pasir lebih bersih, aman, dan lebih indah dipandang.


Komitmen untuk Bali

Menciptakan Bali yang bersih dan indah memang bukan pekerjaan mudah, dan jelas tidak bisa dikerjakan oleh dua perusahaan saja. Bahkan dengan program pembersihan yang telah berjalan setiap hari sejak tahun 2008, kondisi sampah di pesisir pantai dan laut Bali masih tetap mengkhawatirkan, terutama pada bulan Desember-Maret setiap tahunnya (west monsoon). Karena itulah pada bulan Juli 2008 lalu, Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver untuk kedua kalinya mengadakan festival lingkungan bertajuk “Bali’s Big Eco Weekend” di pantai Kuta, mengajak perusahaan-perusahaan besar seperti PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk., Hard Rock Hotel Bali, Hard Rock Café Bali, Frigoglass, Meratus Group, Telkom Indonesia, dan Pricewaterhouse Coopers untuk ikut berkontribusi. Festival yang berlangsung selama dua hari ini membangkitkan kesadaran masyarakat lokal dan turis akan kondisi pencemaran lingkungan di pulau Dewata, dan berhasil mengumpulkan donasi sejumlah US$ 250,000 untuk upaya pembersihan pantai di Bali.

Kini, dengan donasi dua unit Barber Surf Rake dari PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk., Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver akan terus meneruskan program-program berkelanjutan guna memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Selama 4 tahun berjalan, Bali Beach Clean Up telah berkembang dengan mempekerjakan 78 kru pembersih pantai, dan menginvestasikan 4 traktor, 3 truk sampah, dan lebih dari 300 tong sampah. Program ini juga telah menghasilkan program lain yaitu Kuta Beach Sea Turtle Conservation (KBSTC) yang bertujuan melestarikan populasi penyu di Pantai Kuta. Sejak kondisi pantai yang lebih bersih mengundang banyak penyu untuk berkembang biak, lebih dari 16.000 bayi penyu telah diselamatkan oleh KBSTC dan dikembalikan ke habitat asalnya.

Selain itu, Bali Beach Clean Up juga mengadakan pelatihan bagi kru pembersih pantai bersama R.O.L.E Foundation, dan menjalankan program Eco Mobile untuk terus memberikan edukasi tentang pelestarian lingkungan di sekolah-sekolah dan desa-desa terpencil di Bali.

“Coca-Cola Amatil Indonesia selalu percaya bahwa Bali lebih dari sekedar pulau biasa. Bali adalah wajah pariwisata Indonesia di mata dunia, dan memberikan kontribusi penting bagi ekonomi masyarakat lokal dan negara. Atas dasar itulah, kami akan terus bermitra dengan masyarakat dan pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas hidup di seluruh area di mana kami beroperasi,” tutup Bruce.