Kongres Kebudayaan Pemuda Indonesia: “Indonesia Aku Bangga”

0
1038

Jakarta, 6 November 2012. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Kongres Kebudayaan Pemuda Indonesia (KKPI), sebuah perhelatan pemuda yang digagas bersama sebagai momentum kebangkitan pemuda untuk mengambil peran dalam gerakan kebudayaan, kongres diharapkan menjadi tonggak kebangkitan pemuda dalam pembangunan kebudayaan dan pembangunan bangsa pada umumnya.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti didampingi oleh Direktur Sejarah dan Nilai Budaya Kemdikbud, Endjat Djaenuderadjat dan Ketua Kongres Kebudayaan Pemuda Indonesia 2012 Marcella Zalianty dan Sekretaris KKPI 2012 Johannes Marbun memberikan pernyataan saat press conference KKPI 2012.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti menyampaikan, “KKPI yang digelar pertama kali ini mengusung tema dan semboyan “Indonesia Aku Bangga, Membangun Karakter, Kreativitas dan Solidaritas, dan bertujuan untuk membangun visi dan langkah bersama dan terpadu dalam memperkuat posisi kebudayaan sebagai panglima dalam pembangunan Indonesia baru ini, sejatinya ingin menjadikan pemuda sebagai pilar dan agen pembangunan bidang kebudayaan yang kreatif, handal dan memiliki integritas dalam memajukan peradaban bangsa Indonesia.”
Sementara itu, Ketua KKPI, Marcella Zalianty menjelaskan bahwa kongres ini akan dihadiri oleh lebih dari 500 orang pemuda berprestasi dari seluruh Indonesia yang dijaring melalui pendaftaran umum dan utusan dari instansi pendidikan di seluruh Indonesia. Peserta yang terjaring merupakan pemuda-pemuda pilihan dan berprestasi di berbagai bidang dan akan berbagi gagasan dan pemikiran karya kreatif  mereka tentang pembangunan kebudayaan.
Kongres Kebudayaan Pemuda Indonesia diselenggarakan pada tanggal 6-9 November 2012 dan akan dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, pada tanggal 6 November di Hotel Borobudur Jakarta. Kongres akan menghadirkan narasumber-narasumber serta inspirator yang kompeten di bidangnya seperti: Gede Prama, Basuki Thahya Purnama, Arie Soejito, Edo Kodologit, Innayah Wahid, Nila Riwut, Viky Sianipar, Carmanita, Eko Supriyanto, Dinan Fariz, Supadma Rudana, Saptuari Sugiharto dll yang akan dimoderatori oleh Charles Bonar Sirait, Yudi Latief dan Radhar Panca Dahana.
Disamping kegiatan kongres sebagai agenda utama kegiatan juga dilaksanakan Pameran/gelar karya prestasi pemuda Indonesia, yang menampilkan karya-karya kreatif anak bangsa di berbagai bidang serta pementasan kesenian berupa Konser tembang negeriku dan pentas seni budaya yang melibatkan 63 musisi orkestra, 19 musisi etnik nusantara 33 paduan suara, 45 penari serta menampilkan soloist Putri ayu, Michael So’e, Angel Pieters, Wildan Angklung, Jemek Supardi dan Taufik Ismail.
Dalam agenda working group akan dilakukan secara paralel di Museum Nasional, Museum Kebangkitan Nasional dan Galleri Nasional guna membahas rencana aksi untuk masing-masing sub tema sekaligus juga mengenalkan kekayaan Indonesia melalui museum sebagai tempat penyelenggaraan.
Melalui kegiatan ini juga pemuda-Pemuda Indonesia akan diajak untuk mengenal potensi kota tua Jakarta, melalui program lawatan budaya atau cultural visit, dan dipenghujung lawatan berakhir di Museum Fatahillah, di mana akan dilakukan aksi dan kreativitas pemuda Indonesia serta acara nonton bareng. Di acara penutupan diagendakan dapat tergali visi dan networking yang dikukuhkan melalui ikrar budaya pemuda sebagai wujud komitmen pemuda dalam pembangunan kebudayaan.