3 Menteri di Konferensi Internasional Teknik Biomedis

0
834

SWISS German University kembali di percaya untuk melaksanakan konferensi bertaraf internasional.  Kali ini adalah Konferensi Internasional Teknik Biomedika  dan Aplikasi Pengobatan atau ICBEMA (International Conference on Biomedical Engineering and Medical Applications), yang akan di selenggarakan pada 9 – 10 November 2012 di Kampus Swiss German University dan di German Center yang keduanya berlokasi di BSD City.

Konferensi ini sendiri merupakan agenda rutin setiap dua tahun sekali yang digagas oleh Indonesia Biomedical Engineering Society (IBES) yang untuk penyelenggaraan kali ini di percayakan kepada Swiss German University dan Universitas Indonesia.

Konferensi akan dibuka dan dihadiri oleh 3 orang Menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu II yaitu Menteri Riset dan Tekhnologi, Gusti Muhammad Hatta,  Menteri Pendidikan, Muhammad Nu dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi.

Menristek dijadwalkan akan membuka konferensi ini pada tanggal 9 November 2012 di German Center, lalu kemudian disusul oleh Orasi Ilmiah oleh Menteri Pendidikan Muhammad Nuh yang juga merupakan seorang ahli biomedis dan pendiri IBES.
Ada yang unik dari penyelenggaraan ICBEMA tahun ini, “ICBEMA ini kami selenggarakan sebagai bentuk kepedulian kami untuk kebangkitan Indonesia di bidang alat-alat kesehatan dan pengobatan, hampir  95 triliun setiap tahun kita berbelanja Alat kesehatan dan pengobatan ke luar negeri, kalau kita bisa produksi sendiri tentu uang sebanyak itu bisa lebih bermanfaat” Ujar Dr. Maruli Panjaitan selaku ketua pelaksana Konferensi Internasional kali ini.
Pada hari kedua Menteri kesehatan akan meluncurkan secara resmi prototype produk alat kesehatan karya anak bangsa. “Mahasiswa kami dari jurusan Tehnik Biomedika  berhasil membuat alat tensi meter tanpa mercury, yang untuk modelnya nanti merupakan yang pertama di produksi di Asia Tenggara” ujar Prof. Dr. Martin Loeffelholz selaku Rektor dari Swiss German University. Launching product ini akan bertepatan dengan tanggal 10 November, sengaja di pilih tanggal tersebut untuk persembahan dan moment yang tepat untuk memperingati para pahlawan.
Konferensi ini juga menjadi event rujukan oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia) sehingga dokter-dokter peserta konferensi ini akan diberikan 10 SKP(Satuan Kredit Point) oleh IDI.
Seminar-seminar yang dilangsungkan selama konferensi tidak kalah menarik, mengundang pembicara  dari dalam dan luar negeri, diantaranya Dr. med Huseyn Sahimbas dari Jerman seorang ahli kanker yang akan membawakan topic mengenai pengobatan kanker alternative menggunakan temperature tinggi, kemudian Prof. Dr. Claus Schilling yang akan berbicara mengenai peranan Telemedis dalam penanganan   penyakit paru-paru.  Dari dalam negeri sendiri akan ada Prof. Dr. Amin Soebandrio yang membawakan makalah tentang etika pengobatan dalam kasus stem cell, dan Dr. rer nat Maruli Panjaitan yang akan membicarakan mengenai keajaiban enzyme Bromelain sebagai alternative pengobatan untuk berbagai penyakit, seperti AIDS, Kanker leher rahim dll. 

Konferensi ini sendiri terbuka untuk umum, selain peserta dari mahasiswa dan juga dokter. Untuk info lebih lanjut para calon peserta dapat menghubungi Hana di 081287802743 atau juga bisa klik ke  http://fls.sgu.ac.id/icbema2012 untuk info lebih detail.
Tentang Swiss German University
Swiss German University adalah Universitas swasta bertaraf internasional pertama di Indonesia yang di akui oleh DIKTI. Berdiri sejak tahun 2000, dan merupakan joint effort dari 4 negara yaitu Jerman, Swiss, Austria dan Indonesia. Bahasa pengantar perkuliahan seluruhnya dalam bahasa inggris, dan selama satu tahun mahasiswa akan menjalani program magang di Indonesia dan di Eropa.

Swiss German University memiliki 4 fakultas dan 10 program studi yaitu Mechatronics dan Industrial Engineering di bawah Fakultas Engineering. Information Technology dibawah Fakultas IT, Program Study International Business Administration, Accounting, Hotel and Tourism Management dan Communication and Public relations dibawah Fakultas Business and Humanities, dan terakhir Fakultas Life Science yang memiliki Program study Pharmaceutical Engineering, Biomedical Engineering dan Food Technology.
Swiss German University berlokasi di kompleks Edutown BSD City, No telp. 021-30450045. Untuk info lebih lanjut mengenai Swiss German University bisa dikunjungi di www.sgu.ac.id akun twitter @SwissGermanUniv atau dapat menghubungi bagian Communication Directorate di extention 1000.