Riset Terbaru tentang Rangkaian Kode Genome Pohon Karet

0
1430

Terobosan ini berpotensi menghasilkan latex yang lebih berkualitas


BRIDGESTONE Corporation telah mengumumkan bahwa mereka berhasil menterjemahkan rangkaian genome utama untuk Hevea brasiliensis  tanaman euphorbiaceous sebagai bahan  untuk memproduksi lateks – umumnya dikenal sebagai pohon karet – yang menghasilkan lateks. Lateks adalah karet alam yang dibutuhkan untuk memproduksi ban dan masih banyak produk penting karet lainnya. Terobosan yang dihasilkan dari penelitian ini dapat terwujud berkat kerja sama dengan Genome Informatika Laboratory di National Institute of Genetics (Mishima City, Prefektur Shizuoka).
Data genome baru ini diharapkan dapat membantu pengembangan teknologi pembibitan dan metode penumbuhan untuk Hevea brasiliensis/karet alam. Teknologi ini dapat memungkinkan duplikasi yang lebih baik dari tanaman tersebut dan meningkatkan jumlah dan kualitas lateks yang dihasilkan. Data tersebut juga dapat mempercepat penelitian lain di berbagai bidang, termasuk pengembangan dupilkat dengan daya tahan yang luar biasa terhadap penyakit dan tekanan.
Bridgestone Group telah melakukan penelitian dasar untuk pengembang-biakan molekuler Hevea brasiliensis untuk meningkatkan produktivitas karet alam. Untuk mempercepat berbagai kegiatan penelitian ini, Grup telah menterjemahkan setidaknya 1.4 milliar base pair (bp) genome untuk Hevea brasiliensis bersama dengan Genome Informatika Laboratory di National Institute of Genetics. Rangkaian data yang diperoleh melalui penelitian tersebut diperkirakan dapat mencakup lebih dari 90% daerah yang kaya genom.
Bridgestone Group mempelopori inisiatif di beberapa bidang untuk mengembangkan industri karet alam. Sebagai contoh, sejak Februari 2011, Bridgestone bersama dengan Institut Nasional Ilmu Pengetahuan Industri Maju dan Teknologi serta Teknologi Penilaian Indonesia dan Badan Aplikasi telah bermitra pada proyek  biotechnology internasional yang bertujuan untuk meningkatkan produksi karet alam. Jenis penelitian ini tidak hanya diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas karet alam, tetapi juga memajukan penggunaan pengetahuan tentang genom untuk keperluan industri.
Permintaan ban diperkirakan akan meningkat seiring dengan pertumbuhan produksi mobil di seluruh dunia. Bridgestone Group memiliki komitmen untuk menggunakan kekayaan alam secara efektif, memajukan prinsip ‘mengurangi’ (reducing), ‘menggunakan kembali’ (reusing), dan ‘daur ulang’ (recycling). Selain itu, Bridgetsone Group yakin bahwa sumber daya masa depan untuk ban baru harus berasal dari bahan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Bridgestone Group bertujuan untuk akhirnya hanya mengembangkan ban dari bahan 100% berkelanjutan melalui penelitian biomaterial di beberapa bidang, termasuk penelitian yang dibahas di sini untuk meningkatkan produktivitas karet alam.

PT Bridgestone Tire Indonesia merupakan bagian dari Bridgestone Corporation Grup Jepang, ban terbesar di dunia dan produsen produk karet lainnya, selain memproduksi ban, Bridgestone juga memproduksi berbagai produk untuk industri karet, kimia, dan peralatan olahraga. Produk ban dan lainnya menjangkau hampir 150 negara di seluruh dunia). PT Bridgestone Tire Indonesia memiliki 41 distributor, 198 Toko Model (Authorized Outlet), 4 Bridgestone Truck Tire Center (BTTC), 9 BANDAG FCZ (Vulkanisir), dan lebih dari 1.500 toko yang menjual ban Bridgestone di seluruh Indonesia.