ABC Dapur Peduli: Buka Bersama Kaum Dhuafa

0
934

ABC Dapur Peduli 2012 Merangkul Lebih Banyak Dukungan


Jakarta, 1 Agustus 2012 – Hari ini, bertempat di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, 250 ibu sukarelawan ABC Dapur Peduli 2012 memasak dan menyiapkan 1.000 paket makanan bersama-sama untuk ribuan kaum dhuafa di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Program ini menjadi tahap awal dari program ABC Dapur Peduli 2012 yang membagikan 100.000 paket makanan berbuka selama Bulan Ramadhan 1433 H di sekitar Jakarta dan Bandung. ABC Dapur Peduli adalah program amal tahunan untuk memotivasi kaum ibu berbagi kepada sesama terutama dhuafa dalam berbagai macam cara.
Melanjutkan kesuksesan program dua tahun terakhir, ABC Dapur Peduli 2012 kembali diadakan dengan lebih banyak dukungan. Selain 250 ibu yang terdiri dari sukarelawan komunitas ABC Dapur Peduli, majelis taklim dan sukarelawan dari Heinz ABC Indonesia, berbagai pihak seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, jaringan ritel Hypermarket, ustadz kondang Ahmad Al Habsy, praktisi kuliner Yeni Ismayani, serta pasangan public figure Indonesia; Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan juga turut berpartisipasi.
Hari Widyo, Human Resources Director, Heinz ABC Indonesia, mengatakan, “Kami sangat gembira dari tahun ke tahun semakin banyak dukungan yang mengalir terhadap ABC Dapur Peduli. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa visi ABC Dapur Peduli memotivasi masyarakat Indonesia untuk aktif berbagi kepada kaum dhuafa telah menunjukkan hasilnya. Hal ini memberi kami semangat untuk terus mendukung program ini sekaligus menggalang dukungan dari berbagai pihak untuk mengembangkan program ini. Tahun ini, bukan saja dukungan sumber daya manusia dari kami dengan partisipasi sekitar 50 karyawan, namun dukungan produk kami juga bertambah. Jika sebelumnya hanya Kecap ABC yang aktif berpartisipasi, kini program juga mendapatkan kontribusi dari produk minuman kami, yaitu Syrup ABC Special Grade.”
ABC Dapur Peduli menyediakan banyak cara kepada sukarelawan untuk turut berpartisipasi. Dari partisipasi melalui sudut pandang konsumen hingga mengundang ibu-ibu turut serta berperan aktif memasak dan membagikan makanan berbuka. Jika seorang konsumen membeli kecap manis ABC dan/atau Sirup ABC Special Grade selama bulan Ramadhan, maka mereka sebenarnya sudah berpartisipasi dalam program ini. Para ibu juga bisa berpartisipasi melalui akun facebook atau twitter @abcdapurpeduli di mana mereka diundang untuk bergabung dalam kegiatan-kegiatan ABC Dapur Peduli.
Hari Widyo menambahkan, “Kami sangat berharap para ibu dapat terinspirasi untuk memperbesar jangkauan pemberian paket makanan berbuka di kantung-kantung dhuafa yang lain secara berdikari dengan komunitas di sekitar tempat tinggal mereka terutama di daerah-daerah yang untuk saat ini belum dapat dijangkau ABC Dapur Peduli. Mengingat masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan dan kita jelas tidak bisa bekerja sendiri untuk membantu mereka semua.”
Banyaknya cara berbagi kepada sesama selama Bulan Ramadhan juga disampaikan pihak-pihak lain yang turut berperan aktif dalam program ABC Dapur Peduli 2012. Ismail Agus Said, Presiden Direktur, Dompet Dhuafa, mengatakan, “Untuk berbagi dan menyebarkan amal baik kepada sesama yang sejalan dengan pemahaman religius Islami banyak sekali caranya. Oleh karena itu Dompet Dhuafa sangat bangga dapat menjadi bagian dari program ABC Dapur Peduli selama tiga tahun berturut-turut karena program tersebut memberi wadah kepada masyarakat, terutama kaum ibu, untuk melakukan hal tersebut. Tim Dompet Dhuafa terlibat langsung di lapangan dari tahap mencari kantung-kantung dhuafa yang sesuai hingga partisipasi aktif mengumpulkan ibu-ibu sukarelawan ABC Dapur Peduli untuk memasak dan menyiapkan makanan berbuka secara bersama-sama.”
Nur Efendi, Chief Executive Officer (CEO), Rumah Zakat, mengatakan senang mendapatkan kepercayaan dari ABC untuk turut menyukseskan program ABC Dapur Peduli tahun ini. ”Kaum dhuafa adalah tanggung jawab kita semua tanpa terkecuali. Oleh karena itu usaha-usaha untuk meringankan beban kehidupan mereka yang kurang beruntung tersebut adalah tanggung jawab kita bersama. Rumah Zakat sangat senang dapat mewujudkan partisipasi kepedulian tahun ini dalam program ABC Dapur Peduli karena program ini juga sejalan dengan program Ramadhan yang secara regular kami laksanakan tiap tahun.”
Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan, pasangan selebritis yang peduli terhadap pendidikan agama Islam dan masyarakat kurang mampu juga mendukung program ini. “Sebagai keluarga yang sudah terbiasa dengan kegiatan sosial, kami sangat mendukung program ABC Dapur Peduli, dan berterima kasih atas kesempatan berpartisipasi tahun ini. Khususnya di Bulan Ramadhan, kami sekeluarga sudah menjadikannya sebagai tradisi untuk berbagi dengan sesama, terutama kepada kaum dhuafa. Karena itulah saya akan memotivasi keluarga, famili dan masyarakat luas untuk saling berbagi di bulan penuh berkah ini, termasuk memanfaatkan jejaring sosial melalui twitter pribadi saya, yang memiliki lebih dari 17 ribu followers,” ujar Shahnaz.
Terkait dengan upaya menyebarkan semangat berbagi yang diangkat oleh ABC Dapur Peduli, Meshvara Kanjaya, Merchandising & Marketing Director Hypermart, mengungkapkan, “ABC Dapur Peduli memiliki misi yang sejalan dengan program CSR Hypermart selama ini, jadi kami mengambil inisiatif untuk berperan aktif memperluas informasi mengenai program ini melalui jaringan pusat perbelanjaan kami yang tersebar di Jakarta dan Bandung.”
Sebagai praktisi kuliner, Yeni Ismayani juga memiliki kontribusi besar dalam program ABC Dapur Peduli karena resep-resepnya akan dipergunakan oleh para ibu untuk memasak makanan berbuka yang akan dibagikan kepada kaum dhuafa. “Dalam partisipasi ketiga saya untuk ABC Dapur Peduli kali ini, saya diminta menyusun resep atau menu yang sesuai untuk berbuka, mudah dibuat namun tetap mengandung nilai gizi yang tinggi. Jadi harus makanan yang mudah dicerna, hingga tidak membebani kinerja lambung yang telah beristirahat demikian lama, dan terbuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar serta terdiri dari unsur gizi lengkap seperti lemak, protein, vitamin, karbohidrat, dan mineral selain itu. Setelah berdiskusi dengan tim, akhirnya menu yang akan dipergunakan kali ini adalah Ayam Kecap Seribu Bulan, Tumis Jamur Telur Puyuh ala Dapur Peduli, Oseng Buncis Jagung Berbagi,” katanya.
Ahmad Al Habsyi, ustadz kondang Indonesia, juga memberikan dukungannya atas program ini dalam bentuk tausyiah mengenai manfaat semangat berbagi kepada kaum dhuafa kepada ibu-ibu yang berpartisipasi. “Sebuah kehormatan bagi saya dapat bersama-sama ratusan ibu sukarelawan ABC Dapur Peduli, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Hypermart, Ibu Yeni Ismayani, Ibu Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan yang bersedia meluangkan waktu hari ini untuk memasak bersama-sama dan membagikan 1.000 paket makanan kepada kaum dhuafa sebagai awal dari program untuk membagikan 100.000 paket makanan berbuka di Jakarta dan Bandung. Sungguh bukan lagi berupa kata-kata manis untuk berbagi selama Bulan Ramadhan namun telah menjadi sebuah aksi nyata yang dapat menjadi inspirasi masyarakat Indonesia,” katanya.